YOGYAKARTA — Seni bisa menjadi jembatan untuk memahami pengalaman dan perasaan orang lain, termasuk hal-hal yang tidak selalu terlihat oleh mata. Pesan tersebut hadir dalam pameran NISKALA: What Connects Us Unseen, hasil kolaborasi ARTOTEL Yogyakarta dengan Jogja Disability Arts (JDA) yang mengajak masyarakat melihat keberagaman melalui perspektif seni.
Pameran ini dibuka pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 15.00 WIB, di ARTSPACE, Lobby ARTOTEL Yogyakarta. Pameran berlangsung hingga 18 Januari 2027 dan menjadi salah satu ruang apresiasi bagi karya seniman disabilitas di Yogyakarta.
Mengusung tema tentang hubungan yang tidak kasatmata, NISKALA mengajak pengunjung memahami bahwa empati, perhatian, kepercayaan, dan kepedulian memiliki peran penting dalam membangun hubungan antarmanusia.
NISKALA Mengajak Pengunjung Melihat Seni dari Perspektif Berbeda
Kata Niskala merujuk pada sesuatu yang tidak tampak oleh mata, tetapi keberadaannya dapat dirasakan. Konsep ini menjadi dasar pameran yang menyoroti berbagai pengalaman, gagasan, dan perasaan yang membentuk cara manusia memaknai dunia.
Melalui karya-karya seniman disabilitas, pengunjung diajak mengenali beragam perspektif yang hadir di balik setiap karya. Perbedaan pengalaman tidak diposisikan sebagai batas, melainkan sebagai bagian dari keberagaman manusia yang patut dihargai.
Pameran ini juga menekankan bahwa seni tidak hanya berkaitan dengan keindahan visual. Di balik karya, terdapat cerita dan pengalaman yang dapat membuka ruang dialog, memperluas pemahaman, serta mendorong tumbuhnya empati.
Bagi masyarakat Yogyakarta yang memiliki kedekatan dengan perkembangan seni dan budaya, pameran ini menawarkan kesempatan untuk menikmati karya sekaligus merefleksikan hubungan antarmanusia dalam kehidupan sehari-hari.

Kolaborasi ARTOTEL Yogyakarta dan Jogja Disability Arts
Kolaborasi ARTOTEL Yogyakarta bersama Jogja Disability Arts menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan ruang seni yang lebih inklusif. Melalui ARTSPACE, para seniman disabilitas mendapatkan ruang untuk berkarya, berbagi perspektif, dan terhubung dengan masyarakat melalui seni.
General Manager ARTOTEL Yogyakarta, Timur W Trapsilo, menyampaikan bahwa seni memiliki kemampuan untuk menghubungkan berbagai perspektif dan pengalaman manusia tanpa batas.
“Kami percaya bahwa seni merupakan medium yang mampu menghubungkan berbagai perspektif dan pengalaman manusia tanpa batas,” ujar Timur dalam siaran pers ARTOTEL Yogyakarta.
Ia menjelaskan, melalui NISKALA, ARTOTEL ingin menghadirkan ruang yang bukan sekadar tempat menikmati karya seni, tetapi juga mendorong masyarakat untuk melihat, memahami, dan menghargai keberagaman.
Kolaborasi dengan Jogja Disability Arts diharapkan turut mendukung terciptanya ruang seni yang lebih inklusif dan bermakna.
Wujud Komitmen terhadap Seni dan Komunitas Lokal
Pameran NISKALA juga menjadi bagian dari penerapan pilar The Art of Goodness, yang merupakan bagian dari strategi Environmental, Social, and Governance (ESG) Artotel Group.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap talenta dan komunitas lokal, kesempatan yang setara, penghargaan terhadap keberagaman, serta upaya menciptakan ruang yang inklusif.
Melalui kegiatan seni, ARTOTEL Yogyakarta berupaya menghadirkan interaksi yang tidak hanya berorientasi pada apresiasi karya, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal pengalaman dan perspektif yang beragam.
Dalam konteks ini, NISKALA membawa pesan bahwa hubungan antarmanusia dibangun melalui hal-hal yang terkadang sederhana dan tidak terlihat secara langsung, tetapi memiliki dampak besar dalam menciptakan kebersamaan.
Jadwal dan Lokasi Pameran NISKALA di Yogyakarta
Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi pameran ini, berikut informasi yang tercantum dalam siaran pers:
- Nama pameran: NISKALA: What Connects Us Unseen
- Penyelenggara dan kolaborator: ARTOTEL Yogyakarta dan Jogja Disability Arts (JDA)
- Periode: 15 Oktober 2026–18 Januari 2027
- Lokasi: ARTSPACE, Lobby ARTOTEL Yogyakarta
- Alamat: Jalan Kaliurang KM 5.6 Nomor 14, Caturtunggal, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Informasi mengenai tiket masuk, jam kunjungan harian, serta agenda pendamping pameran belum dicantumkan dalam materi rilis.
Melalui NISKALA: What Connects Us Unseen, ARTOTEL Yogyakarta dan Jogja Disability Arts mengajak masyarakat untuk tidak berhenti pada apa yang terlihat, tetapi juga membuka diri terhadap pengalaman, cerita, dan perasaan orang lain.
Sebab, seni tidak hanya menjadi medium untuk menikmati keindahan, tetapi juga ruang untuk membangun empati, penerimaan, dan pemahaman di tengah keberagaman.

PAIJO.ID — Informasi Jogja, Lebih Dekat dengan Warganya.