Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, grup kreatif 8TUALLY bersama Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Gadjah Mada) resmi meluncurkan karya musik visual bertajuk “Melodi Nusantara”.
Acara peluncuran dan konferensi pers digelar di Hyatt Regency Yogyakarta, menghadirkan penayangan perdana music video serta penampilan langsung dari PSM UGM.
Sinergi Musik dan Visual untuk Persatuan Bangsa
Peluncuran ini menandai kolaborasi pertama antara 8TUALLY dan PSM UGM dalam menghasilkan karya bertema nasionalisme dan persatuan. Music video “Melodi Nusantara” menonjolkan kekuatan vokal paduan suara dengan sentuhan visual sinematik yang menggambarkan semangat kebersamaan lintas budaya.
“Launching kali ini menjadi tantangan baru bagi kami. Menyajikan pemutaran music video yang dibarengi live performance bukan hal yang mudah, namun kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda bagi penonton,” ujar Lion Bagaskara, perwakilan dari 8TUALLY.
Proses Kreatif yang Penuh Semangat
Karya “Melodi Nusantara” berawal dari komposisi instrumental berjudul “Melodies of Nusantara” karya Rois Munandar. Lagu tersebut kemudian diaransemen ulang dengan vokal dari PSM UGM, menambah kekuatan emosional dalam penyampaian pesan.
Menurut Kylian Tulus dari PSM UGM, proses kolaborasi berjalan penuh antusiasme. “Ini pengalaman pertama kami bekerja sama dengan pihak di luar kampus. Banyak hal baru yang kami pelajari, dan prosesnya sangat menyenangkan,” ujarnya.
Simbolisme dan Nilai Sumpah Pemuda
Dalam music video berdurasi sekitar lima menit itu, puluhan anggota PSM UGM tampil mengenakan busana adat Nusantara sambil memegang lilin di Balairung UGM, bangunan bersejarah yang menjadi saksi perjalanan universitas dan bangsa.
Adegan tersebut menjadi simbol visual dari pesan “Habis Gelap Terbitlah Terang” — refleksi dari semangat Sumpah Pemuda yang menegaskan nilai-nilai persatuan dalam keberagaman.
“Lagu ini lahir dari kerinduan terhadap keasrian Indonesia di masa lalu. Kami ingin menghadirkan kembali rasa teduh, damai, dan persaudaraan lewat musik,” kata Rois Munandar, sang komposer.
Dihadiri Tokoh Nasional dan Musisi Senior
Peluncuran “Melodi Nusantara” turut dihadiri Gema Sasmita, Ketua Umum Gerakan Relawan Nasional (GERNAS), serta musisi senior Piyu Padi.
Kehadiran mereka menegaskan dukungan terhadap semangat nasionalisme generasi muda melalui karya seni.
“Melodi Nusantara bukan hanya karya musik, tetapi juga doa lintas generasi yang mengingatkan kita akan pentingnya persatuan,” ujar Gema Sasmita dalam sambutannya.
Sementara itu, Piyu memuji kolaborasi ini sebagai contoh nyata bagaimana musik dapat menjadi medium penyatu bangsa.
Harapan untuk Generasi Muda
Melalui “Melodi Nusantara”, 8TUALLY dan PSM UGM berharap dapat menumbuhkan kembali semangat berkarya di kalangan pemuda.
“Lewat karya ini, kami ingin menghidupkan kembali nilai-nilai Sumpah Pemuda dengan bahasa generasi sekarang: musik dan visual,” tutup Lion Bagaskara.
Acara diakhiri dengan tepuk tangan panjang dari para tamu undangan. Nuansa haru dan kebanggaan memenuhi ruangan saat seluruh tim berdiri bersama menyanyikan lagu tersebut sebagai penutup. (agp)