Forum Pentahelix Pariwisata DIY 2025 di Hotel KHAS Malioboro menghadirkan sinergi pemerintah, akademisi, pelaku industri, komunitas, dan media sosial untuk memperkuat pariwisata Jogja menuju destinasi global yang berkelanjutan dan berbudaya.
Jogja Menuju Pariwisata Kelas Dunia Lewat Kolaborasi Pentahelix
Yogyakarta — Dunia pariwisata terus bergerak dinamis, dan Yogyakarta tak tinggal diam. Dinas Pariwisata DIY bersama berbagai pemangku kepentingan menggelar Forum Pentahelix Pariwisata DIY 2025 bertajuk “Jogja Global Tourism Framework: Pariwisata yang Berkualitas, Berdaya Saing Internasional, Inklusif, dan Berkelanjutan Dijiwai Kebudayaan dan Keistimewaan”, Kamis (30/10/2025) di Pendopo Ballroom KHAS Malioboro Hotel.
Acara bertema kolaboratif ini menjadi ajang “sambung rasa” antar unsur pemerintah, akademisi, pelaku industri, komunitas, dan media, yang selama ini menjadi lima elemen penting dalam penggerak ekosistem pariwisata DIY.
Dari Regulasi hingga Digitalisasi Pariwisata
Forum ini diisi oleh sederet tokoh penting seperti perwakilan DPRD DIY, Sekretaris Daerah DIY, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Kepala Bapperida DIY, hingga Kepala Dinas Pariwisata DIY. Diskusi juga melibatkan DPD RI dan Ketua Badan Promosi Pariwisata DIY GKR Bendara yang menyoroti pentingnya strategi promosi digital untuk menarik wisatawan mancanegara.
Salah satu bahasan utama forum adalah integrasi lintas sektor — mulai dari regulasi, perencanaan pembangunan, pembiayaan UMKM pariwisata, hingga digitalisasi promosi melalui media sosial dan influencer marketing.
“Jogja memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi global, asalkan seluruh unsur bergerak dalam satu visi yang sama: pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar salah satu pembicara dari DPRD DIY.
Paguyuban Akun Sosial Media Yogyakarta Jadi Penggerak Digital
Kehadiran Paguyuban Akun Sosial Media Yogyakarta menjadi sorotan tersendiri. Komunitas kreatif ini diundang sebagai representasi kekuatan media sosial yang berperan penting dalam membangun citra positif pariwisata Jogja di dunia digital.
Melalui kolaborasi dengan instansi dan pelaku wisata lokal, komunitas ini diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan informasi wisata, mengemas narasi budaya dengan gaya modern, serta menjangkau generasi muda yang lebih aktif di ruang digital.
Menatap Jogja 2045: Pariwisata yang Berdaya Saing dan Inklusif
Melalui Forum Pentahelix ini, Pemerintah Daerah DIY menegaskan komitmen untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan yang tidak hanya mengandalkan keindahan destinasi, tetapi juga keunikan budaya dan kearifan lokal.
Dengan dukungan Roadmap Riparda 2025–2045, Yogyakarta diharapkan mampu menciptakan ekosistem wisata yang tangguh, ramah digital, dan berdaya saing internasional.
Forum ini menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci utama membangun masa depan travel dan pariwisata Jogja yang berkelanjutan. Sinergi lintas sektor — mulai dari regulasi, digitalisasi, hingga promosi budaya — akan menentukan posisi Yogyakarta di peta pariwisata dunia. (agp)
Ingin tahu lebih banyak tentang agenda wisata dan event di Jogja?
Kunjungi www.paijo.id untuk berita terbaru seputar pariwisata, travel, dan event kreatif di Yogyakarta dan Indonesia.